MENGENAL BENDA-BENDA LANGIT

                Mengenal Benda-Benda Langit

Bumi bukan satu-satunya planet di alam semesta. Ada banyak benda-benda langit yang beredar di semesta.Berikut benda-benda langit, yaitu: 

1. . Matahari

Matahari merupakan bintang yang menjadi pusat atau komponen utama dalam tatanan tata surya. Matahari terdiri dari plasma panas yang bercampur dengan medan magnet sehingga mampu memancarkan energi terutama sebagai ultraviolet, radiasi inframerah, dan cahaya.

2. Planet

Planet merupakan benda besar yang mengorbit sebuah bintang. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dimaknai sebagai benda langit (seperti Mars, Venus) yang tidak mengeluarkan panas ataupun cahaya dan bergerak mengelilingi matahari secara tetap; bintang siarah.

Kemudian, para ilmuwan percaya bahwa planet terbentuk dari gugusan awan padat debu dan gas yang disebut dengan nebula. Ia berputar di sekitar bintang yang baru terbentuk. Sampai pada akhirnya secara perlahan gravitasi menyebabkan potongan-potongan materi nebula yang menggumpal.

Planet terdiri dari 8 planet yang mengorbit tata surya di antaranya, yaitu:

a. Merkurius

Nama planet pertama, yaitu merkurius. Planet ini menjadi planet yang paling dekat dengan matahari. Jaraknya dengan matahari kurang lebih 57,9 juta km. Diameternya berkisar 4.870 km atau hanya sekitar 1/3 diameter bumi.

Revolusi atau waktu yang dibutuhkan planet ini untuk mengelilingi matahari, yakni kurang lebih 88 hari. Adapun, rotasi atau perputaran planet pada lingkarannya, yakni selama 59 hari. Karena jarak planet merkurius dengan matahari, suhu planet ini sangat panas, yakni mencapai 4390C.

b. Venus

Venus menjadi urutan kedua planet yang dekat dengan matahari. Jaraknya sekitar 108,9 juta km dengan waktu revolusi 225 hari dan rotasi 243 hari. Ukuran venus kurang lebih 12.104 km. Planet ini memiliki ukuran, kepadatan udara, dan lapisan atmosfer yang mirip dengan bumi.

c. Bumi

Bumi menjadi planet ketiga dari sistem tata surya. Planet ini berisi kehidupan manusia. Komposisi udara dalam lapisan atmosfer paling tepat dengan kebutuhan makhluk hidup. Oleh sebab itu, di bumi tumbuh kehidupan dari berbagai makhluk hidup.


Jarak bumi ke matahari kurang lebih 149,7 juta km dengan diameter 12.756 km. Adapun, revolusi bumi selama 365, 25 hari dengan periode rotasi selama 24 jam.

d. Mars

Planet mars dikenal dengan sebutan planet merah. Ia menduduki posisi keempat dalam tata surya. Planet mars disebut dengan planet merah karena permukaan mars berwanrna merah,

e. Jupiter

Planet jupiter menjadi planet yang paling besar dibandingkan dengan planet lain. Diameternya kurang lebih 142.860 km atau 10 kali diameter bumi. Jaraknya ke matahari kurang lebih 778,2 km dengan waktu revolusi selama 12 rahun dan periode rotasi 9,8 jam.

f. Saturnus

Nama planet keenam dalam sistem tata surya adalah saturnus. Planet ini cukup mudah dikenali karena memiliki cincin yang dapat dilihat dengan jelas meskipun dari kejauhan.

g. Uranus

Uranus memiliki jarak dengan matahari kurang lebih 2.875 jam dan waktu revolusi 84 tahun. Adapun, diameter planet kurang lebih 51.180 km. Sementara itu, rotasi uranus kurang lebih 17,3 jam. Rotasi uranus sama dengan venus.

h. Neptunus

Planet neptunus memiliki ukuran kurang lebih 50.135 km. Jaraknya jauh dengan bumi. Ia menduduki urutan kedelapan atau terakhir dalam sistem tata surya. Jaraknya dngan matahari kurang lebih 4.497 juta km dengan masa revolusi 165 tahun. Sedangkan, untuk massa rotasi selama 16 jam.


3. Komet

Komet merupakan benda besar yang terbuat dari debu dan es yang mengorbit matahari. Salah satu ciri khas dari komet adalah ekornya yang panjang dan mudah dikenali. Biasanya komet dapat ditemukan di luar jajaran tata surya.

Beberapa komet ditemukan di luar orbit neptunus yang disebut dengan sabuk Kuiper. Komet yang berlokasi di sabuk Kuiper ini disebut dengan komet periode pendek. Tidak hanya itu, komet lainnya terletak di awan oort, tepi luar tata surya yang berjarak kurang lebih 50 kali lebih jauh dari matahari.


4. Asteroid

Dalam tata surya asteroid terletak di sabuk asteroid yang berada di antara orbit mars dan jupiter. Asteroid menjadi benda kecil berbatu yang mengorbit matahari. Meskipun asteroid mengorbit matahari seperti planet, tetapi mereka memiliki bentuk yang jauh lebih kecil daripada planet.

Asteroid tidak bulat seperti planet bahkan mereka memiliki bentuk bergerigi dan tidak beraturan. Beberapa asteroid berdiameter ratusan mil, tetapi ada juga yang bentuknya seukuran dengan kerikil.


5. Meteoroid

Meteoroid merupakan benda kecil berbatu atau logam di luar angkasa yang ukurannya lebih kecil dari asteroid. Meteroid terbentuk dari bongkahan puing potongan-potongan kecil batu atau besi sisa dari pembentukan tata surya.

Diperkirakan 25 juta meteoroid, mikrometeoroid, dan puing-puing ruang angkasa lainnya memasuki bumi setiap hari.


6. Bintang

Bintang menjadi benda langit yang dapat dilihat dengan mata telanjang seperti matahari. Hal ini terjadi karena lokasi bintang terbilang cukup dekat dengan bumi. bintang menjadi objek astronomi yang terbentuk dari bola plasma bercahaya yang disatukan oleh gravitasi yang dapat memancarkan cahaya.

Namun, kecerahan cahaya bintang menjadi faktor intensitas banyak energi yang dikeluarkan. Hal ini biasanya dikenal sebagai luminositas. Selain luminositas, kecerahan bintang juga dapat dilihat dari jaraknya dengan bumi.


7. Meteor

Meteor merupakan penampakan ketika meteoroid memasuki atmosfer bumi (atau planet lain, seperti mars) dengan kecepatan tinggi. Ketika meteoroid memasuki atmosfer bagian atas bumi maka akan memanas karena gesekan dari udara.

Panas tersebut dapat menyebabkan gas di sekitar meteoid sehingga akan bersinar terang dan sebuah meteor muncul. Oleh sebab itu, meteor juga sering kali disebut sebagai bintang jatuh. Hal tersebut disebabkan karena ekor cahaya terang yang diciptakan ketika melewati langit. 

Komentar